Sunday, November 21, 2010

Nasihat Nabi Muhammad

1.Tiga perkara yang mesti dijauhi:
Telah bersabda Nabi Muhammad saw yang artinya:
" Barang siapa yang bangun di waktu pagi sambil ber sungut2 karena kesusahan hidup, maka seolah olah ia bersungut karena perbuatan Tuhannya. Barang siapa menjadi sedih karena perkara perkara dunia berarti ia telah marah kepada Allah. Dan barang siapa merendahkan dirinya kepada orang kaya karena kekayaanya maka telah hilang dua pertiga agamanya.

2. Empat perkara yang berharga dalam diri manusia:
Telah bersabda Nabi Muhammad saw yang artinya:
"Ada empat macam yang berharga dalam diri manusia dan ia bisa hilang dengan empat sebab. Adapun yang berharga itu ialah akal, agama, malu dan amal soleh. Maka akal bisa hilang disebabkan marah. Agama bisa hilang disebabkan dengki.
Malu bisa hilang disebabkan tamak dan amal soleh bisa terhapus disebabkan suka menceritakan keburukan orang lain."

3. Lima macam yang dicintai dan lima perkara yang dilupakan:
Nabi Muhammad saw telah bersabda yang artinya:
"Akan datang satu masa pd umatku, ketika itu mereka mencintai lima macam dan melupakan lima perkara yaitu:
1. Mereka mencintai dunia dan lupa akhirat.
2. Mereka mencintai kehidupan dan lupa pada kematian.
3. Mereka cinta pada istana dan lupa pada kuburan.
4. Mereka cinta harta dan lupa pada perhitungan di akhirat.
5. Dan mereka cinta kepada makhluk dan lupa kepada Allah."

4. Cantiknya iman dan amal soleh:
Pernah diriwayatkan bahwa Nabi Muhammad saw bersabda yang artinya:
"Ada dua macam yang tiada sesuatu yang lebih baik dari keduanya:
1. Beriman kepada Allah.
2. Memberi manfaat kepada muslimin.

Dan ada dua macam yang tiada sesuatu yang lebih buruk dari keduanya:
1. Mensyirikkan Allah.
2. Menyakiti kaum muslimin."

Usman Al Affan Berkata:
"Perkara yang paling sia sia itu ada sepuluh macam yaitu: orang alim yang tidak dapat dijadikan tempat bertanya, ilmu yang tidak diamalkan, pendapat benar yang tidak diterima, senjata yang tidak dipakai, masjid yang tidak digunakan untuk
tempat solat, mushaf yang tidak dibaca, harta yang tidak diinfakkan, kuda yang tidak ditunggangi, pengetahuantentang zuhud yang ada pada hati orang yang cinta dunia dan umur yang panjang yang tidak dipakai untuk bekal perjalanan menuju
kampung akhirat."

Abu Darda mengatakan, Cukuplah mengukur hinanya dunia, Sebab maksiat hanya ada
di dunia.Dan tidak akan mendapatkan keridhaan allah kecuali dgn meninggalkan dunia dan berkata pula org arif,Dunia ini ibarat bangkai yg telah
membusuk. Barang siapa menghendaki itu,hrs sabar bergaul dgn anjing anjing Sufyan bin Uyainah berkata kpd ats Tsauri,Berilah saya wasiat. Jawab
ats Tsauri, "Kurangi pergaulanmu dengan org lain". Nah bukankah telah diterangkan dlm hadist agar kita memperbanyak kenalan seperti Hadist riwayat Hakim dari Sayyidina Anas ra: Perbanyaklah berkenalan dengan orang mukmin.
Sebab pada setiap mukmin terdapat syafaat pd hari kiamat kelak. Jawab ats Tsauri,Ya.. tetapi engkau
tdk akan menemukan kekecewaan kecuali dari org org yang engkau kenal.Sufyan bin Uyainah berkata,Hal itu aku benarkan

Pesan Dan Nasihat Nabi Muhammad SAW Kepada Kaum Wanita

Banyak kisah-kisah keteladanan yang wajib kita contoh dan terapkan dari Rasulullah-Nabi Muhammad SAW bagi seluruh umat manusia,khususnya umat muslim.Berikut ini beberapa nasihat Rasulullah SAW untuk putrinda kesayangannya,Fatimah az-Zahra.Dari nasihat tersebut terungkap konsep kebahagiaan rumah tangga.
Suatu hari Rasulullah SAW menyempatkan diri berkunjung ke rumah Fatimah az-Zahra.Setiba dirumah putri kesayangannya itu,Rasulullah SAW berucap salam kemudian masuk.Ketika itu didapatinya Fatimah tengah menangis sambil menggiling syair (sejenis gandum) dengan penggilingan tangan dari batu.Seketika itu Rasulullah SAW bertanya,”Duhai Fatimah,apa gerangan yang membuat engkau menangis?.Semoga Allah tidak menyebabkan air matamu berderai.”

Jawab Fatimah,”Wahai Rasulullah…penggilingan dan urusan rumah tangga inilah yang menyebabkan ananda menangis.”

Lalu duduklah Rasulullah SAW disisi Fatimah.Kemudian Fatimah melanjutkan,”Duhai Ayahanda,sudikah kiranya Ayah minta kepada Ali,suamiku,mencarikan seorang jariah (hamba perempuan) untuk membantu ananda menggiling gandum dan mengerjakan pekerjaan rumah?”.

Maka bangkitlah Rasulullah SAW mendekati penggilingan itu.Dengan tangannya,beliau mengambil sejumput gandum lalu diletakkannya dipenggilingan tangan seraya membaca Basmalah.Ajaib..!!,dengan ijin Allah penggilinan tersebut berputar sendiri.

Sementara penggilingan itu berputar,Rasulullah SAW bertasbih kepada Allah SWT dalam berbagai bahasa,sehingga habislah bulir-bulir gandum itu tergiling.”Berhentilah berputar atas izin Allah SWT,” maka penggilingan itupun berhenti berputar.Lalu dengan izin Allah,penggilingan itu berkata-kata dalam bahasa manusia.

“Ya Rasulullah SAW..,demi Allah yang telah menjadikan Tuan kebenaran sebagai Nabi dan Rasul-Nya.Kalaulah Tuan menyuruh hamba menggiling gandum dari timur hingga barat pun niscaya hamba akan gilingkan semuanya.Sesungguhnya hamba telah mendengar dalam kitab Allah SWT,‘Hai orang-orang yang beriman,peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya (dari) manusia dan batu.Penjaganya para malaikat yang kasar lagi keras,yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang dititahkan-Nya dan mereka mengerjakan apa yang dititahkan’.Maka hamba takut ya Rasulullah…kelak hamba menjadi batu dalam neraka.”

Dan bersabdalah Rasulullah SAW,”Bergembiralah,karena engkau adalah salah satu dari batu mahligai Fatimah az-Zahra didalam surga”.Maka bergembiralah penggilingan batu itu,kemudian diamlah ia.Lalu Rasulullah SAW bersabda kepada Fatimah,”Jika Allah SWT menghendaki,niscaya penggilingan itu berputar dengan sendirinya untukmu.Tapi Allah menghendaki dituliskan-Nya untukmu beberapa kebaikan dan dihapuskan oleh-Nya beberapa kesalahanmu,dan diangkat-Nya beberapa derajat untukmu.Wanita yang menggiling tepung untuk suami dan anak-anaknya,Allah SWT menuliskan setiap biji gandum yang digilingnya suatu kebaikan dan mengangkatnya satu derajat”.

Lalu Rasulullah meneruskan nasihatnya,“Wahai Fatimah,wanita yang berkeringat ketika menggiling gandum untuk suaminya..,Allah menjadikan antara dirinya dan neraka tujuh parit.Wanita yang meminyaki dan menyisir rambut anak-anaknya serta mencuci pakaian mereka..,Allah mencatat pahala seperti orang yang memberi makan seribu orang lapar dan memberi pakaian seribu orang telanjang.Sedangkan wanita yang menghalangi hajat tetangga-tetangganya..,Allah akan menghalanginya dari meminum air telaga Kautsar dihari kiamat”.

Rasulullah SAW masih meneruskan,“Wahai Fatimah,yang lebih utama dari semua itu adalah keridaan suami terhadap istrinya.Jika suamimu tidak rida,aku tidaklah mendoakan kamu.Tidaklah engkau ketahui,rida suami adalah rida Allah SWT,dan kemarahan suami adalah kemarahan Allah SWT?”.

“Apabila seorang wanita mengandung janin,beristighfarlah para malaikat,dan Allah mencatat tiap hari seribu kebaikan dan menghapus seribu kejahatan.Apabila ia mulai sakit hendak melahirkan..,Allah mencatat pahala seperti orang-orang yg berjihad.Apabila ia melahirkan,keluarlah ia dari dosa-dosanya seperti keadaan saat ibunya melahirkannya.Apabila ia meninggal,tiadalah ia meninggalkan dunia ini dalam keadaan berdosa sedikitpun.Kelak akan didapati kuburnya sebagai taman dari taman-taman surga,dan Allah mengaruniakan pahala seribu haji dan seribu umroh.Dan beristighfarlah seribu malaikat sampai hari kiamat “.

“Wahai Fatimah,wanita yg melayani suaminya dalam sehari semalam dengan baik hati dan ikhlas serta niat yang benar..,Allah SWT menghapuskan dosa-dosanya.Dan Allah SWT akan mengenakannya seperangkat pakaian hijau,dan dicatatkan untuknya dari setiap helai bulu dan rambut ditubuhnya seribu kebaikan.Wanita yang tersenyum dihadapan suaminya,Allah SWT akan memandangnya dengan pandangan rahmat”.

“Wahai Fatimah,wanita yang menghamparkan alas untuk berbaring,atau menata rumah untuk suaminya dengan baik hati..,berserulah para malaikat untuknya,”Teruskanlah amalmu,maka Allah SWT telah mengampunimu dari dosa yang lalu dan yang akan datang.”

“Wahai Fatimah,wanita yang mengoleskan minyak pada rambut dan jenggot suaminya,serta rela memotong kumis dan menggunting kuku suaminya,Allah SWT memberinya minuman dari sungai-sungai surga.Allah SWT meringankan sakaratul mautnya,dan kuburnya akan menjadi taman-taman disurga.Allah SWT akan menyelamatkan dari api neraka,selamat dari titian sirathalmustakim”

Friday, November 12, 2010

Isteri Solehah

Mari hayati pesanan isteri ‘Auf bin Muhlim Ashaibani kepada puterinya ketika hendak bernikah dengan al Haris bin Amr, raja negeri Kandah. Sewaktu utusan diraja hendak membawa pengantin untuk disampaikan kepada raja, ibunya berwasiat kepada anak perempuannya:

“Wahai anakku! Kalaulah wasiat ini untuk kesempurnaan adabmu, aku percaya kau telah mewarisi segala-galanya, tetapi ia sebagai peringatan untuk yang lalai dan pedoman kepada yang berakal.

Andai kata wanita tidak memerlukan suami kerana berasa cukup dengan kedua ibu bapanya, tentu ibumu adalah orang yang paling berasa cukup tanpa suami. Tetapi wanita diciptakan untuk lelaki dan lelaki diciptakan untuk mereka.

Wahai puteriku, Sesungguhnya engkau akan meninggalkan rumah tempat kamu dilahirkan dan kehidupan yang telah membesarkanmu untuk berpindah kepada seorang lelaki yang belum kamu kenal dan teman hidup yang baru. Kerana itu, jadilah 'budak' wanita baginya, tentu dia juga akan menjadi 'budak' bagimu serta menjadi pendampingmu yang setia.

Peliharalah sepuluh sifat ini terhadapnya, tentu ia akan menjadi perbendaharaan yang baik untukmu.

Pertama dan kedua, berkhidmat dengan rasa puas serta taat dengan baik kepadanya.

Ketiga dan keempat, memerhatikan tempat pandangan matanya dan bau yang diciumnya. Jangan sampai matanya memandang yang buruk daripadamu dan jangan sampai dia mencium kecuali yang harum daripadamu.

Kelima dan keenam, memerhatikan waktu tidur dan waktu makannya, kerana lapar yang berlarutan dan tidur yang terganggu dapat menimbulkan rasa marah.

Ketujuh dan kelapan, menjaga hartanya dan memelihara kehormatan serta keluarganya. Perkara pokok dalam masalah harta adalah membuat anggaran dan perkara pokok dalam keluarga adalah pengurusan yang baik.

Kesembilan dan kesepuluh, jangan membangkang perintahnya dan jangan membuka rahsianya. Apabila kamu tidak mentaati perintahnya, bererti kamu melukai hatinya. Apabila kamu membuka rahsianya kamu tidak akan aman daripada pengkhianatannya.

Kemudian janganlah kamu bergembira di hadapannya ketika dia bersedih atau bersedih di hadapannya ketika dia bergembira. Jadilah kamu orang yang sangat menghormatinya, tentu dia akan sangat memuliakanmu.

Jadilah kamu orang yang selalu sepakat dengannya, tentu dia akan sangat belas kasihan dan sayang kepadamu.

Ketahuilah, sesungguhnya kamu tidak akan dapat apa yang kamu inginkan sehingga kamu mendahulukan keredaannya daripada keredaanmu, dan mendahulukan kesenangannya daripada kesenanganmu, baik dalam hal yang kamu sukai atau yang kamu benci dan Allah akan memberkatimu.”

Nasihat di atas seharusnya diterima dengan beberapa asas penting:

l Suami yang dicari adalah suami yang beriman lagi taat kepada perintah Allah.

l Ketaatan kepada suami adalah wajib dengan syarat beliau tidak melakukan perkara yang bertentangan dengan syariat Allah.

l Begitulah hukum Allah, di sana sentiasa ada ‘dua bahagian muka syiling’. Kalau diperhati setiap nasihat di atas, perbuatan kita yang positif akan menghasilkan reaksi dan tindak balas positif juga dengan izin Allah.

Saya sering mengingatkan diri sendiri sebagai isteri dari muda hingga sekarang dan masih sangat mempercayai bahawa: "Kita hanya boleh mengubah diri sendiri. Percayalah apabila kita berubah, persekitaran dan orang di sekeliling juga akan berubah secara positif.”

Wednesday, April 28, 2010

3 Amalan Yang Berkat

Hadis :
Dari Ibnu Mas’ud r.a bahawa seorang lelaki bertanya kepada Rasulullah s.a.w, :"Manakah amal yang lebih utama?" Beliau menjawab,:"Sembahyang dalam waktunya, berbakti kepada ibu bapa dan berjuang di jalan Allah."
(Bukhari)

Huraian :
Di dalam al-Quran dinyatakan bahawa setiap amal perbuatan atau amal ibadah walau sekecil zarah sekalipun pasti dibalas dengan pahala oleh Allah S.W.T. Bayangkan, jika kita melakukan amal perbuatan atau amal ibadah yang paling utama tentulah jumlah pahalanya luar biasa banyaknya. Maka beruntunglah orang yang dapat melakukan amalan-amalan seperti yang disebutkan di dalam hadith di atas yang sememangnya sungguh besar ganjarannya. Hal ini disebabkan setiap sesuatu kebaikan itu sesungguhnya amat susah untuk dilakukan lantaran terlalu banyak godaan dan halangan khususnya daripada syaitan laknatullah. Berbeza pula halnya dengan kejahatan yang senang sahaja berlaku kerana ini tidak dihalang bahkan dibantu khusus oleh syaitan. Oleh yang demikian, sebagai benteng yang kukuh, manusia mestilah mempunyai keimanan yang teguh bagi melawan hasutan syaitan tersebut kerana kebiasaannya orang yang selalu tewas dan malas dalam melakukan kebajikan adalah orang yang meremehkan pembalasan daripada Allah S.W.T sama ada ia merupakan pembalasan baik atau pembalasan buruk(neraka).

Saturday, December 26, 2009

Satu Dua Tiga dan Empat

Mula-mula solo, pastu berdua, dan kemudian bertiga dah alhamdulillah sekarang sudah berempat. Muhammad Irfan Faiz itulah nama anak aku yang kedua. 11.11.2009 tarikh itulah lagi seorang ahli keluargaku bertambah, rasa macam xpercaya pulak. Macam baru jer lagi anak kami yang pertama lahir, blog nie pun baru update 2-3 kali jer.



Ahaks sekarang dah bertiga, uuiiihhhh best nyer. Makin meriah la rumah rumah nanti, mesti umi makin bz nanti. Banyak2 la bersabar hendaknya... aminnnnnnnnnnn...

Gambar terbaru untuk keluarga belum lagi available sebab sekarang wife tgh pantang kat "Forever" Perak... ahahaha please don't miss understood... not forever to be in Perak but the hometown name is "Selama" which is equal to "Forever" in English.










Doa Dipermudahkan Kehidupan

Allahhumma inni a'uzubika minal hammi wal hazan, wa a'uzubika minal ajzi wal kasal, wa a'uzubika minal jubni wal buh, wa a'uzubika minal ghalibatid daini wa qahril rijal.

Ya Allah aku berlindung daripada-Mu dari rasa sedih dan gelisah dan aku berlindung pada-Mu daripada sikap pengecut dan bakhil dan aku berlindung pada-Mu dari cengkaman hutang dan penindasan orang.